Soppeng, Mitrabuser.com, Polsek Ganra mengerahkan personel untuk mengamankan pawai Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Perguruan Islam (Pergis) Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Kamis (22/10/2026). Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pawai yang berlangsung selama satu jam, mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WITA, diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Hari Santri dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Pimpinan Pondok Pesantren Pergis Ganra, KM. Sulaeman, S.Pd.I., secara langsung melepas peserta dari halaman pondok pesantren yang menjadi titik awal sekaligus titik akhir kegiatan.
Turut hadir Kapolsek Ganra Ipda Muhtadi, S.Sos., M.M., Bhabinkamtibmas Desa Ganra, serta para kepala sekolah di lingkungan Pergis Ganra.
Dalam pelaksanaannya, peserta pawai menyusuri sejumlah ruas jalan di Desa Ganra, melewati kawasan Kantor Desa Ganra, Kantor Pemadam Kebakaran Kecamatan Ganra, hingga Tugu Masjid Taqwa Ganra, sebelum kembali ke lokasi pemberangkatan.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, personel Polsek Ganra melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di sepanjang rute. Petugas juga melakukan pemantauan arus lalu lintas guna menjaga keselamatan peserta sekaligus mencegah terganggunya aktivitas masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Ia menilai kegiatan keagamaan dan pendidikan seperti pawai Hari Santri memiliki nilai positif dalam membangun karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, serta tanggung jawab sosial.
“Peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, persatuan, dan tanggung jawab kepada generasi muda. Santri memiliki peran penting dalam membangun bangsa, sehingga semangat kebersamaan dan kontribusi positif perlu terus ditumbuhkan sejak dini,” tegasnya.
Menurut Kapolres, kelancaran kegiatan yang melibatkan banyak peserta membutuhkan kerja sama yang baik antara kepolisian, pengelola pesantren, panitia, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar kegiatan dapat berjalan sesuai rencana tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Ia juga mengingatkan peserta dan masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban, menghormati hak pengguna jalan lainnya, serta mengikuti petunjuk petugas selama kegiatan berlangsung.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung kegiatan masyarakat yang bermanfaat,” tambahnya.
Pawai Hari Santri Nasional di Ganra tidak hanya menjadi sarana memeriahkan peringatan hari besar keagamaan, tetapi juga menjadi wadah menumbuhkan semangat persatuan dan kepedulian sosial di kalangan santri sejak usia dini.
Melalui pengamanan tersebut, Polsek Ganra bersama Polres Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keamanan serta kenyamanan bersama.
(AJS)

