Makassar, Mitrabuser.com, Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng terus memperkuat fondasi akademiknya dengan mendorong penelitian menjadi penggerak inovasi dan solusi bagi masyarakat.
Komitmen itu kembali ditegaskan Rektor UNIPOL, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., saat menghadiri Penandatanganan Kontrak Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Tahun 2026 di Kantor LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Jalan Bung KM. 9, Tamalanrea, Makassar, Jumat (18/9/2026).
Program pendanaan tersebut dipandang sebagai momentum penting untuk memperluas ruang bagi dosen dan peneliti UNIPOL dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas dari sisi akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi UNIPOL, riset tidak seharusnya berhenti pada laporan penelitian maupun publikasi ilmiah. Lebih jauh, hasil penelitian diharapkan dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai guna dan mampu menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Penandatanganan kontrak pendanaan riset ini menjadi momentum penting bagi UNIPOL untuk terus memacu budaya inovasi di kalangan civitas akademika. Kami berkomitmen memanfaatkan riset ini agar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Andi Adawiah.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M.(K)., M.MedEd., serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan.
Andi Adawiah menilai dukungan pendanaan riset harus diikuti dengan tanggung jawab untuk menghasilkan penelitian yang produktif, berkualitas, dan berkelanjutan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam menciptakan pengetahuan baru. Karena itu, budaya penelitian perlu dibangun secara konsisten agar menjadi bagian dari karakter akademik institusi.
Ia juga menekankan pentingnya publikasi hasil penelitian sebagai bagian dari penguatan reputasi dan kualitas akademik perguruan tinggi.
Namun demikian, publikasi bukan menjadi titik akhir. Riset yang kuat, kata dia, semestinya mampu membuka jalan menuju lahirnya inovasi, pengembangan kewirausahaan, serta penerapan ilmu pengetahuan yang memberi manfaat lebih luas.
“Fondasi riset yang kokoh dan berkelanjutan merupakan kunci utama perguruan tinggi dalam melahirkan generasi lulusan yang unggul, inovatif, berjiwa entrepreneurship, serta siap bersaing di ranah global,” katanya.
Melalui Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Tahun 2026, UNIPOL berupaya membangun ekosistem akademik yang semakin terintegrasi antara riset, publikasi, inovasi, kewirausahaan, dan kebutuhan pembangunan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan UNIPOL Soppeng dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang Unggul, Profesional, Entrepreneurship, dan Global.
(AJS)

