Saat Teman Terlelap, Motor Dibawa Kabur, DBT Dibekuk URC Polres Toraja Utara -->

 


Translate


Saat Teman Terlelap, Motor Dibawa Kabur, DBT Dibekuk URC Polres Toraja Utara

Kamis, 10 September 2026


Toraja Utara, Mitrabuser.com, Bukan orang asing, bukan pula pencuri yang datang dari luar. Seorang pemuda berinisial DBT (19) justru diduga tega menggasak sepeda motor milik temannya sendiri saat sang pemilik tengah tertidur lelap.


Aksi tersebut membuat Yosafat Bulu (19), mahasiswa asal Luwu Utara, kehilangan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna perak hijau. Ironisnya, korban dan terduga pelaku diketahui sedang menginap bersama di rumah tempat korban bekerja.


Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/9/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA di Kelurahan Alang-Alang, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara.


Saat korban tertidur, DBT diduga menjalankan aksinya secara diam-diam. Sekitar pukul 01.30 WITA, terduga pelaku disebut merogoh saku celana kanan korban untuk mengambil kunci sepeda motor.


Setelah kunci berada di tangan, DBT diduga langsung membawa kabur motor yang terparkir di garasi.


Korban baru menyadari kejadian tersebut setelah terbangun. Rekannya sudah tidak ada di lokasi. Motor miliknya pun ikut menghilang.


Laporan kemudian dilayangkan ke Polres Toraja Utara.


Tak butuh waktu lama, Tim URC Sat Reskrim Polres Toraja Utara di bawah pimpinan AIPDA Simbara Buntu Lipa bergerak melakukan penyelidikan.


Pelarian DBT akhirnya terendus. Polisi menemukan keberadaannya di wilayah Bolu, Kelurahan Rantepaku, pada Kamis (10/9/2026) malam.


Namun, ketika petugas mendatangi rumah keluarganya, DBT disebut kembali mencoba menghindar. Terduga pelaku berupaya melarikan diri hingga polisi melakukan penyisiran.


Pelarian itu akhirnya kandas. DBT berhasil diamankan tanpa perlawanan.


Kasat Reskrim Polres Toraja Utara IPTU Ruxon, SH, membenarkan penangkapan tersebut.


“Benar, kami telah mengamankan seorang terduga pelaku curanmor berinisial DBT beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 warna perak hijau,” ujarnya.


Yang membuat pemeriksaan semakin menarik, polisi menyebut DBT mengakui adanya dugaan perbuatan lain.


Pemuda yang tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut, berdasarkan hasil interogasi awal, juga mengaku pernah mencuri uang milik keluarganya sendiri.


“Dari hasil interogasi, terduga pelaku tidak hanya mengakui perbuatannya mencuri motor korban, tetapi juga mengaku sudah kerap kali mencuri uang milik keluarganya sendiri,” ungkap IPTU Ruxon.


Kini DBT bersama barang bukti sepeda motor telah diserahkan kepada penyidik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari sebuah tempat menginap bersama, kepercayaan berubah menjadi laporan polisi. Motor yang semula terparkir di garasi pun akhirnya menjadi barang bukti setelah dugaan aksi pencurian yang dilakukan oleh orang yang dikenal korban sendiri terbongkar.


(AJS)