Soppeng, Mitrabuser.com, Pesan tegas disampaikan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Polres Soppeng.
Di hadapan jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan dan unsur Forkopimda, Suwardi mengingatkan bahwa Maulid tidak boleh berhenti pada seremoni. Keteladanan Rasulullah SAW harus benar-benar diterjemahkan dalam kehidupan, pemerintahan, hingga pelayanan kepada masyarakat.
“Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan,” tegas Suwardi. Jum'at (4/9/2026).
Bupati menyoroti empat sifat Rasulullah SAW yang menurutnya sangat relevan dengan tugas pemerintah maupun aparat, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Siddiq berarti kejujuran. Amanah berarti dapat dipercaya. Tabligh mengajarkan pentingnya komunikasi, sementara fathanah menuntut kecerdasan dalam menjalankan tanggung jawab.
Bagi Suwardi, empat karakter tersebut semestinya menjadi ruh dalam menjalankan pemerintahan. Sebab, pelayanan publik tidak cukup hanya mengandalkan aturan dan kewenangan, tetapi juga membutuhkan integritas serta akhlak.
“Ketika seluruh masyarakat, pemerintah dan aparat mampu mengintegrasikan ketakwaan dan akhlak mulia ini ke dalam sanubari, maka tugas menjaga keamanan bukan lagi sekadar profesi, melainkan ladang ibadah yang bernilai pahala jariah,” ujarnya.
Suwardi juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian di tengah masyarakat. Pemerintah dan aparat, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri. Stabilitas daerah membutuhkan dukungan dan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, ia menyerukan penguatan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah sebagai modal menjaga persatuan di Kabupaten Soppeng.
Peringatan Maulid tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Soppeng Andi Muhammad Farid, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Kapolres Soppeng AKBP Budi Haryanto serta unsur Forkopimda lainnya.
Suwardi berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW tidak berhenti di ruang peringatan Maulid, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata—terutama dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, dan merawat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Mari kita teladani keluhuran budi pekerti Nabi Besar Muhammad SAW dalam memelihara kedamaian di bumi Latemmamala yang kita cintai ini,” pungkasnya.
(AJS)

