Soppeng, Mitrabuser.com, Sebanyak 395 warga di Kabupaten Soppeng menerima bantuan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Soppeng.
Total dana yang disalurkan mencapai Rp136 juta. Penyerahan berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Jalan Pengayoman, Watansoppeng, Minggu (13/9/2026) siang.
Bantuan tersebut menyasar tiga kelompok penerima, yakni masyarakat yang masuk kategori mustahik, siswa/santri, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Dalam proses pendistribusian, BAZNAS menggunakan kupon dengan tiga warna sebagai penanda penerima. Kupon putih untuk pelaku UMKM, kuning bagi mustahik, dan hijau untuk siswa atau santri.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan dengan nominal berbeda. Pelaku UMKM menerima Rp1,5 juta, mustahik Rp300 ribu, sedangkan siswa dan santri memperoleh Rp200 ribu.
Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM Satturi, S.Pd.I., M.Pd.I., mengatakan penerima manfaat tersebar di tiga kecamatan.
Di Kecamatan Lalabata terdapat 100 mustahik, 50 siswa dan 50 pelaku UMKM. Kecamatan Donri-Donri terdiri dari 90 mustahik, 30 siswa dan 10 pelaku UMKM. Sedangkan Kecamatan Ganra terdapat 40 mustahik, 20 siswa dan 5 pelaku UMKM.
KM Satturi menyampaikan apresiasi kepada Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng yang dinilai terus memberikan ruang kepada BAZNAS dalam menjalankan tugas penyaluran ZIS kepada masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat mendoakan Bupati Soppeng agar senantiasa diberikan kesehatan. Doa serupa juga ditujukan kepada para muzaki agar diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menegaskan bahwa zakat memiliki fungsi yang jauh lebih besar dari sekadar kewajiban keagamaan.
Menurutnya, zakat merupakan instrumen sosial-ekonomi yang dapat membantu menciptakan keadilan dan pemerataan di tengah masyarakat.
“Dengan pengelolaan zakat yang baik, kita dapat saling menopang dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” kata Suwardi.
Ia pun memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Soppeng atas komitmennya dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat.
Namun di balik apresiasi tersebut, Suwardi menitipkan pesan penting kepada seluruh pengelola zakat, khususnya UPZ yang melakukan pendataan calon penerima manfaat.
Ia meminta proses pendataan dilakukan secara objektif dan berdasarkan kriteria mustahik.
“Dana umat harus dikelola secara amanah dan transparan. Penyaluran zakat harus tepat sasaran dan diterima oleh yang memang berhak,” tegasnya.
Bupati bahkan mengingatkan agar proses pendataan tidak dipengaruhi kepentingan pribadi.
“Hindari pendataan secara ‘suka dan tidak suka’, tapi berikanlah kepada yang memang berhak,” tandas Suwardi.
Suwardi juga memberikan penghargaan kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng.
Menurutnya, kontribusi para muzaki telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Kecamatan Lalabata, Donri-Donri dan Ganra.
Pemkab Soppeng, kata dia, terus mengajak ASN dan seluruh elemen masyarakat yang telah memenuhi nisab untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS.
Kepada para mustahik, Suwardi berpesan agar bantuan yang diterima tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sesaat, tetapi dapat dimanfaatkan secara bijak.
“Bantuan zakat yang disalurkan hari ini jangan hanya dilihat dari nilainya semata, tetapi sebagai wujud kasih sayang Allah SWT melalui perhatian sesama saudara muslim,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut mampu menjadi pemicu perubahan ekonomi penerima, baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun mengembangkan usaha produktif.
“Kita semua berdoa semoga berkah dari zakat ini dapat mengubah keadaan, sehingga di masa depan para penerima hari ini dapat tumbuh menjadi muzaki yang mandiri secara ekonomi,” harapnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis, di antaranya bantuan dana dan tas sekolah kepada siswa/santri serta bantuan modal bagi pelaku UMKM. Sebanyak 25 pelaku UMKM menerima bantuan secara simbolis.
Kegiatan turut dihadiri Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Eko Yulianto, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abd. Rahman, anggota DPRD Soppeng Fraksi Golkar Hj. Andi Wahdah dan Hj. Insana, perwakilan Kemenag Soppeng, Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, para pengurus Baznas,para UPZ, Camat, Lurah dan Kepala Desa.
(AJS)

