Arifin Deng Raja Dekati Petani Mattabulu, Potensi Hutan Karet Jadi Perhatian -->

 


Translate


Arifin Deng Raja Dekati Petani Mattabulu, Potensi Hutan Karet Jadi Perhatian

Jumat, 18 September 2026


Soppeng, Mitrabuser.com, Arifin Deng Raja yang belakangan digadang-gadang bakal menjadi nakhoda di Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, terus menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat, khususnya kalangan petani.


Arifin menghadiri pertemuan internal Kelompok Tani Hutan (KTH) Tone Hijau Lestari di Desa Mattabulu. Dalam pertemuan tersebut, ia berdialog langsung bersama puluhan petani yang selama ini menggantungkan kehidupan dari potensi sumber daya alam di wilayah pegunungan tersebut.


Kehadiran Arifin bukan kali pertama. Ia diketahui selama ini aktif bersinergi dengan para petani di Desa Mattabulu, termasuk dalam mendorong pemanfaatan potensi pertanian dan kehutanan yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat setempat.


Desa Mattabulu sendiri berada di kawasan pegunungan dengan bentang alam yang memiliki potensi hutan karet. Komoditas tersebut menjadi salah satu potensi yang dibanggakan masyarakat, meski sebagian besar wilayah Mattabulu juga berada dalam kawasan hutan lindung.


Kondisi tersebut membuat pengelolaan potensi alam membutuhkan perhatian dan pendekatan yang tepat, sehingga kepentingan ekonomi masyarakat tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan serta ketentuan kawasan hutan.


Dalam pertemuan itu, Arifin menyampaikan harapannya agar potensi yang dimiliki Desa Mattabulu dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.


“Kami berharap potensi yang ada di Mattabulu bisa terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani. Tentunya dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan dan aturan yang berlaku,” ujar Arifin. Jum'at (18/9/2026).


Menurutnya, petani merupakan bagian penting dalam pembangunan Desa. Karena itu, komunikasi dan sinergi dengan kelompok tani perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama.


Pertemuan bersama KTH Tone Hijau Lestari tersebut juga menjadi ruang bagi para petani untuk menyampaikan aspirasi serta kondisi yang mereka hadapi di lapangan.


Arifin menegaskan, pengembangan potensi Desa Mattabulu tidak cukup hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan penguatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi tersebut secara produktif dan berkelanjutan.


Kedekatan Arifin dengan kelompok tani pun semakin memperlihatkan upayanya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat di wilayah pegunungan Mattabulu.


(AJS)