Soppeng, Mitrabuser.com, Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Soppeng mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Wakil Gubernur Sulsel melakukan monitoring ke UPTD Puskesmas Sewo, Senin (10/8/2026), untuk melihat dari dekat penanganan stunting di tingkat pelayanan kesehatan dasar.
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Pemprov Sulsel untuk memastikan penanganan stunting tidak berhenti pada program, tetapi ditopang data yang benar dan hasil pengukuran yang akurat.
Wakil Gubernur meminta seluruh 17 puskesmas di Kabupaten Soppeng melakukan validasi data stunting secara berkala. Ia menilai ketepatan data menjadi kunci dalam menentukan bentuk intervensi kepada anak yang membutuhkan.
“Saya mengajak 17 puskesmas yang ada di Soppeng untuk selalu memvalidasi angka stunting. Kita harus memastikan datanya benar,” ujarnya.
Tak hanya meminta validasi data, Wagub juga menginstruksikan agar anak-anak yang tercatat mengalami stunting kembali diukur menggunakan antropometri.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar kondisi anak benar-benar diketahui secara akurat. Jika peralatan antropometri di puskesmas masih terbatas, pemerintah provinsi membuka ruang bagi puskesmas untuk mengajukan kebutuhan peralatan.
“Semua anak yang stunting perlu dilakukan pengukuran kembali dengan antropometri. Kalau alatnya kurang, silakan ajukan ke provinsi, nanti kita bantu,” katanya.
Wagub berharap penguatan validasi data dan pengukuran tersebut mampu mempercepat penurunan angka stunting di Soppeng.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle menyatakan Pemkab Soppeng menyambut baik perhatian Pemprov Sulsel terhadap persoalan stunting di daerahnya.
Menurut Selle, penanganan stunting membutuhkan kerja bersama, bukan hanya pemerintah daerah, tetapi seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelayanan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Kita berharap angka stunting di Soppeng bisa terus turun sebagai hasil dari berbagai intervensi yang telah dilakukan Pemerintah Daerah bersama seluruh stakeholder,” kata Selle.
Ia juga mengapresiasi kunjungan langsung Wakil Gubernur Sulsel yang sekaligus Ketua TPPS Sulsel ke Puskesmas Sewo.
“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan langsung Ibu Wakil Gubernur yang juga selaku Ketua TPPS Sulsel. Ini tentu menjadi perhatian dan dukungan bagi kami dalam upaya percepatan penanganan dan penurunan stunting di Soppeng,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Wagub bertemu langsung dengan ibu dan balita yang mengalami masalah gizi, termasuk anak stunting dan wasting.
Bantuan juga diserahkan kepada masyarakat. Wagub memberikan paket bantuan bagi ibu dan balita, serta bibit tanaman kepada masyarakat.
Puskesmas Sewo menjadi salah satu titik penting pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kelurahan Bila, Desa Umpungeng dan Desa Mattabulu. Kondisi geografis wilayah yang berbukit dan pegunungan menjadi salah satu tantangan dalam menjangkau masyarakat di sejumlah desa binaan.
Monitoring Wagub Sulsel bersama Wabup Soppeng tersebut diharapkan memperkuat koordinasi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Validasi data, pengukuran akurat dan intervensi tepat sasaran menjadi tiga hal yang didorong untuk memastikan angka stunting di Soppeng terus ditekan.
(AJS)

