Wabup Selle KS Dalle Hadiri HKAN di TWA Lejja, Ajak Masyarakat Rawat Kekayaan Alam Soppeng -->

 


Translate


Wabup Selle KS Dalle Hadiri HKAN di TWA Lejja, Ajak Masyarakat Rawat Kekayaan Alam Soppeng

Minggu, 09 Agustus 2026


Soppeng, Mitrabuser.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menghadiri peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Taman Wisata Alam (TWA) Lejja, Kabupaten Soppeng, Senin (10/8/2026).


Kehadiran Selle KS Dalle dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan menjaga keberlangsungan kawasan konservasi yang menjadi bagian dari kekayaan alam daerah.


TWA Lejja tidak hanya dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Soppeng, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang penting. Karena itu, pengelolaan kawasan dinilai harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam.


Di hadapan peserta kegiatan, Selle KS Dalle mengajak masyarakat untuk tidak melihat konservasi sebagai tanggung jawab pemerintah semata. Menurutnya, seluruh pihak memiliki peran dalam menjaga lingkungan.


“Alam yang terjaga adalah warisan paling berharga. Mari kita jaga kelestariannya, bukan hanya untuk hari ini, tetapi demi masa depan anak cucu kita,” ujar Selle.


Ia berharap momentum HKAN dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga hutan, sumber air, serta lingkungan di sekitar kawasan TWA Lejja.


“Menjaga alam hari ini berarti menjaga kehidupan generasi yang akan datang,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan, Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., mengingatkan agar tidak terjadi perluasan aktivitas pertanian di dalam kawasan konservasi.


Menurutnya, lahan sawah atau kebun yang sudah terlanjur ada masih dapat dikelola, namun tidak boleh dilakukan perluasan.


“Kalau pun ada yang sudah terlanjur dikerjakan seperti sawah atau kebun yang sebelumnya sudah masuk kawasan konservasi, silakan dilanjutkan, tetapi dengan syarat tegas jangan lagi menambah luasnya,” tegasnya.


Pelaksana Harian Direktur Utama Perseroda Kabupaten Soppeng, Musdar, juga menyampaikan komitmen untuk terus melakukan pembenahan pengelolaan TWA Lejja. Peningkatan daya tarik wisata akan diiringi dengan perhatian terhadap kebersihan dan keasrian kawasan.


Peringatan HKAN tingkat Provinsi Sulsel di TWA Lejja menjadi ruang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BKSDA, pengelola kawasan, aparat, dan masyarakat untuk memastikan kawasan konservasi tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat bagi daerah.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BKSDA Sulsel, Prof. H. Nurdin Abdullah, jajaran Forkopimda, serta Kepala Resort Pulhut TWA Lejja Andi Ahmad, S.H.


(AJS)