Karya Bakti Kodim 1423/Soppeng Bersihkan TMP Salotungo, Wujud Penghormatan kepada Pahlawan Jelang HUT RI ke-81 -->

 


Translate


Karya Bakti Kodim 1423/Soppeng Bersihkan TMP Salotungo, Wujud Penghormatan kepada Pahlawan Jelang HUT RI ke-81

Selasa, 11 Agustus 2026


Soppeng, Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Kodim 1423/Soppeng bersama sejumlah unsur terkait melaksanakan karya bakti pembersihan dan penataan lingkungan Taman Makam Pahlawan (TMP) Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (12/8/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kehormatan kawasan makam para pahlawan sekaligus bentuk penghormatan kepada mereka yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.


Karya bakti dipimpin Pasiter Kodim 1423/Soppeng, Kapten Arh Soekarno Halim, dan turut diikuti Kapolsek Lalabata AKP Mahamuddin, S.Sos., personel Kodim 1423/Soppeng, personel Polsek Lalabata, perwakilan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng, staf Kelurahan Lalabata Rilau, mahasiswa dan mahasiswi Lamappapoleonro, serta guru dan siswa-siswi SD Negeri 7 Salotungo.


Dengan semangat gotong royong, para peserta membersihkan rumput liar dan semak yang menutupi sejumlah area makam, mengumpulkan serta mengangkut sampah, merapikan tanaman dan lingkungan sekitar makam, hingga menyapu jalan penghubung dan halaman kawasan TMP.


Kegiatan berlangsung tertib, aman dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta tampak saling membantu tanpa memandang perbedaan pangkat maupun kedudukan.


Selain menjaga kebersihan TMP Salotungo, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergitas antarinstansi sekaligus menanamkan nilai nasionalisme dan kepedulian lingkungan kepada generasi muda.


Karya bakti selesai sekitar pukul 10.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat cinta tanah air serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan terus terjaga, khususnya di kalangan generasi muda, sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan para pendahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


(AJS)