Bupati Soppeng Sambut Program ICARE Kementan, Nilainya Capai Puluhan Miliar Rupiah -->

 


Translate


Bupati Soppeng Sambut Program ICARE Kementan, Nilainya Capai Puluhan Miliar Rupiah

Selasa, 21 Juli 2026


Soppeng,  Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyambut baik pelaksanaan Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) dari Kementerian Pertanian yang mulai dijalankan di Kabupaten Soppeng. Program bernilai puluhan miliar rupiah tersebut diyakini akan memperkuat modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.


Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi dan Pelaksanaan Kegiatan ICARE PIU BRMP Sistem yang digelar Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) Kementerian Pertanian di Aula Pertemuan Gabungan Dinas, Kompleks Kantor Bupati Soppeng, Selasa (21/7/2026).


Sambutan Bupati Soppeng dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, H. Andi Haeruddin, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.


Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, khususnya BRMP Sistem, atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Soppeng sebagai salah satu daerah pelaksana Program ICARE Tahun Anggaran 2026.


Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan peluang besar untuk mempercepat transformasi sektor pertanian di Soppeng melalui penguatan kelembagaan petani, penerapan teknologi modern, serta pengembangan kawasan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.


"Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab bersama agar seluruh rangkaian program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani dan mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Soppeng," demikian pesan Bupati.


Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem), Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si, menjelaskan bahwa Program ICARE dirancang untuk membangun sistem pertanian yang modern, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.


Ia menegaskan, pembangunan pertanian saat ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu memperkuat kelembagaan petani, mendorong pemanfaatan teknologi, dan membangun kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.


Muhammad Thamrin mengungkapkan, Kabupaten Soppeng menjadi salah satu daerah yang mendapat kepercayaan melaksanakan program tersebut dengan lokasi pengembangan di empat kecamatan, yakni Marioriawa, Donri-Donri, Lalabata, dan Ganra.


Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, menyebut nilai Program ICARE yang masuk ke Kabupaten Soppeng mencapai puluhan miliar rupiah.


Program itu akan menyasar 20 Brigade Pangan yang tersebar di empat kecamatan tersebut dengan prioritas penerima manfaat adalah petani milenial berusia 40 tahun ke bawah.


"Asistensi dan penyaluran bantuan kepada Brigade Pangan dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026," ujar Asis Dahlan.


Kegiatan sosialisasi dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Soppeng, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, kelompok tani, gabungan kelompok tani, perguruan tinggi, pelaku usaha pertanian, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti bimbingan teknis sebagai persiapan pelaksanaan Program ICARE di lapangan.


(AJS)