Upacara Hardiknas 2026 Dipinpin Pj Sekda, Deretan Prestasi Siswa Soppeng Diumumkan -->

 


Translate


Upacara Hardiknas 2026 Dipinpin Pj Sekda, Deretan Prestasi Siswa Soppeng Diumumkan

Minggu, 03 Mei 2026


Soppeng,  Mitrabuser.com, Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten Soppeng yang dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah ke-30 berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Soppeng, Senin (4/5/2026).


Upacara dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, H. Andi Muhammad Surachman, sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMN dan BUMD, Dewan Pendidikan, PGRI, serta insan pendidikan dari jenjang TK hingga SMA.


Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah sekolah dan pelajar berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian di tingkat provinsi hingga nasional.


Penghargaan diserahkan oleh Pj Sekda Soppeng didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Sumangerukka serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Aryadin.



Adapun sejumlah penerima penghargaan di antaranya:


SD Negeri 17 Bila, Juara 1 Nasional Lomba Video Dokumentasi Revitalisasi Sekolah Jenjang SD Tahun 2026.


Jibriel Syam, siswa SMP Negeri 1 Lilirilau, Juara 2 Nasional Festival Etnik Model Indonesia 2026


SD Negeri 26 Tinco, SD Negeri 5 Mattiropole, SMP Negeri 1 Donri-Donri, dan MAN 1 Soppeng sebagai peraih Adiwiyata tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. 


SMAN 1 Soppeng melalui Andi Jo Karim Mappatunru, Juara 3 Nasional Kompetisi Cerdas Cermat Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme. 


Pemberian penghargaan ini menjadi penegasan bahwa capaian pendidikan di Kabupaten Soppeng terus menunjukkan perkembangan di berbagai bidang, baik akademik, karakter, maupun kepedulian lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”


Amanat tersebut menekankan pentingnya transformasi pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) guna mendorong peserta didik berpikir kritis, kreatif, serta mampu menyelesaikan persoalan nyata.


Selain itu, pendidikan juga ditegaskan sebagai proses pembentukan karakter yang tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga nilai dan empati. Disebutkan pula bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada pada sekolah, melainkan melibatkan keluarga, masyarakat, dan pemerintah.


Konsep partisipasi semesta menjadi salah satu poin utama, dengan mendorong keterlibatan seluruh elemen dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Integrasi tri pusat pendidikan sekolah, keluarga, dan masyarakat juga dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas.


Upacara Hardiknas 2026 di Soppeng tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi sekaligus upaya percepatan peningkatan mutu pendidikan daerah melalui kolaborasi dan penguatan kualitas pembelajaran.


(Aswan JS)