Dr Supriansa Disorot di Konsolidasi Golkar Sulsel di Soppeng, Muhiddin M. Said Beri Pujian Tulus: “Loyalitas Tak Diragukan!” -->

 


Translate


Dr Supriansa Disorot di Konsolidasi Golkar Sulsel di Soppeng, Muhiddin M. Said Beri Pujian Tulus: “Loyalitas Tak Diragukan!”

Senin, 18 Mei 2026


Soppeng, Mitrabuser.com, Suasana politik internal Partai Golkar Sulawesi Selatan mendadak menjadi sorotan publik setelah kegiatan konsolidasi DPD I Golkar Sulsel yang dipusatkan di Kabupaten Soppeng, Sabtu (16/5/2026), berlangsung meriah dan penuh perhatian terhadap salah satu tokoh senior partai.


Nama Dr Supriansa, SH, MH menjadi pusat perhatian dalam forum tersebut. Kehadiran mantan anggota DPR RI periode 2019–2024 itu disebut-sebut mendapat apresiasi langsung dari Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhiddin M. Said.


Acara konsolidasi yang dihadiri para Ketua DPD II Partai Golkar dari wilayah Dapil Sulawesi Selatan II itu berlangsung dengan suasana yang disebut sangat elegan. Bahkan beberapa peserta menyebut atmosfer kegiatan menyerupai Musyawarah Daerah (Musda), meski agenda resmi hanya konsolidasi internal partai.


Sorotan utama muncul ketika Muhiddin M. Said memberikan pujian terbuka kepada Supriansa atas kehadirannya yang dinilai menunjukkan loyalitas tinggi terhadap partai berlambang pohon beringin tersebut.


Menurut Muhiddin, kehadiran Supriansa yang datang langsung dari Jakarta menjadi bukti komitmen moral seorang kader terhadap partai, meski tidak lagi aktif di parlemen.


Namun yang menarik perhatian publik justru datang dari respons Supriansa saat dikonfirmasi awak media. Alih-alih menonjolkan diri, ia justru memberikan jawaban yang sederhana dan merendah.


“Apalah saya ini. Datang tak menambah, tak datang pun tak mengurangi. Apalah Saya! Sebagai kader partai sudah semestinya begitu,” ujar Supriansa. Senin (18/5/2026).


Pernyataan itu sontak menjadi bahan perbincangan karena dianggap mencerminkan sikap rendah hati seorang politisi senior yang tetap setia pada partai.


Dalam pernyataan lanjutan, Supriansa juga menegaskan bahwa apa yang ia lakukan untuk partai tidak sebanding dengan jasa Partai Golkar yang pernah mengantarkannya ke Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024.


“Saya kira tidak ada artinya pengorbanan waktu dan tenaga saya ini demi Partai Golkar,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa loyalitas kader tidak boleh putus meski sudah tidak lagi memegang jabatan politik.


Lebih jauh, Supriansa menekankan bahwa kekuatan partai politik tidak bisa berdiri sendiri. Menurutnya, soliditas dan kebersamaan seluruh kader menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan organisasi.


“Karena yakinlah, kebersamaan dan kekompakan akan melahirkan kekuatan,” tegasnya.


Pernyataan ini dinilai sejumlah peserta sebagai pesan politik yang relevan di tengah dinamika internal partai menjelang agenda-agenda politik ke depan.


Selain agenda formal, Supriansa juga menyebut kegiatan tersebut sebagai ajang reuni dengan para Ketua DPD II Partai Golkar dari sembilan daerah, yakni Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai, dan Bulukumba.


Momen itu sekaligus mempertemukan kembali sejumlah tokoh daerah dalam suasana yang hangat dan penuh silaturahmi politik.


Di akhir pernyataannya, Supriansa menyampaikan harapan agar konsolidasi Partai Golkar di Soppeng tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga membawa manfaat luas bagi masyarakat.


“Semoga acara konsolidasi Partai Golkar ini memberi manfaat dan keberkahan bagi rakyat, bangsa, dan negara,” tutupnya.


Konsolidasi ini menjadi salah satu momentum penting bagi Golkar Sulsel dalam memperkuat barisan menjelang agenda politik mendatang, dengan sorotan utama tertuju pada loyalitas dan peran kader senior di daerah.


(Aswan JS)