Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026, Polres Soppeng menggelar apel pimpinan di Lapangan Apel Mako Polres Soppeng pada Jumat pagi.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dan diikuti oleh seluruh jajaran personel.
Apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi kegiatan masyarakat yang kerap terjadi pada momentum May Day, termasuk aksi unjuk rasa yang biasanya berlangsung di sejumlah kota besar di Indonesia.
Dalam arahannya, Kapolres Soppeng menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam menghadapi dinamika situasi di lapangan. Ia mengingatkan bahwa meskipun Kabupaten Soppeng relatif kondusif, kewaspadaan tetap harus dijaga guna mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan.
“Momentum May Day sering kali diwarnai dengan berbagai kegiatan masyarakat, terutama di kota-kota besar yang identik dengan aksi demonstrasi. Oleh karena itu, kita harus tetap siaga dan responsif dalam mengawal setiap perkembangan situasi,” ujar AKBP Aditya Pradana.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa peringatan Hari Buruh tidak selalu identik dengan aksi demonstrasi.
Di sejumlah daerah, peringatan ini justru dikemas melalui kegiatan yang lebih positif dan konstruktif, seperti pelaksanaan May Day Fiesta, pembagian bantuan sosial berupa sembako, hingga kegiatan kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan aparat keamanan.
Menurutnya, pendekatan seperti ini menjadi strategi efektif dalam meredam potensi konflik serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Di beberapa kota besar, rekan-rekan buruh memiliki cara yang lebih kreatif dalam menyampaikan aspirasi, tidak hanya melalui demonstrasi, tetapi juga melalui kegiatan sosial. Ini adalah langkah preventif yang patut diapresiasi karena dapat mengurangi potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa dalam mengawal setiap kegiatan masyarakat, seluruh personel harus mengedepankan sikap profesional, humanis, serta sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Pendekatan persuasif, kata dia, menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap terkendali dan menghindari terjadinya eskalasi konflik.
“Kita harus mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Hindari tindakan yang dapat memicu ketegangan. Tugas kita adalah memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran, khususnya Satuan Intelkam Polres Soppeng, yang dinilai telah menjalankan tugas deteksi dini dengan baik.
Upaya tersebut dinilai sangat penting dalam mengidentifikasi potensi kerawanan sejak awal sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Terima kasih kepada seluruh personel, khususnya Sat Intelkam yang telah bekerja maksimal dalam melakukan deteksi dini. Ini sangat membantu dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah kita,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan sinergitas dan soliditas antar satuan.
Ia juga mengimbau agar seluruh anggota senantiasa menjaga kesehatan serta memanjatkan doa agar situasi kamtibmas di Kabupaten Soppeng tetap aman dan kondusif selama peringatan May Day berlangsung.
“Kita berharap melalui kerja sama yang baik dan doa bersama, wilayah Soppeng senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, dan kondusif, khususnya dalam momentum Hari Buruh Internasional ini,” tutupnya.
(Red)

