Minggu Pagi yang Tak Biasa di Soppeng! Siswa Brimob Tinggalkan Hotel, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan -->

 


Translate


Minggu Pagi yang Tak Biasa di Soppeng! Siswa Brimob Tinggalkan Hotel, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan

Minggu, 26 April 2026


Soppeng, Mitrabuser.com,– Suasana Minggu pagi di Kabupaten Soppeng tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah siswa Latihan Kerja (Latja) Bintara Brimob Polres Soppeng terlihat bergerak menuju sebuah rumah ibadah di Jalan Kesatria. Kehadiran mereka bukan untuk pengamanan, melainkan untuk melaksanakan ibadah Minggu secara bersama-sama.


Para siswa yang beragama Kristen dan Katolik tersebut mengikuti ibadah di Gereja GKSS Jemaat Imanuel Soppeng dengan penuh khidmat.


Kegiatan berlangsung tertib dan aman di bawah pengawasan personel yang bertugas, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual selama pelaksanaan latihan kerja di wilayah hukum Polres Soppeng.


Sejak ibadah dimulai, suasana gereja berlangsung tenang dan penuh kekhusyukan. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tertib, menunjukkan kedisiplinan yang tetap terjaga meskipun berada di luar aktivitas latihan fisik maupun teknis kepolisian.


Kegiatan ini menjadi perhatian karena menunjukkan pendekatan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan taktis, tetapi juga menekankan penguatan nilai moral dan spiritual. Pembinaan tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter anggota Polri yang profesional sekaligus berintegritas.


Usai mengikuti ibadah, seluruh siswa kembali ke Hotel Surya yang menjadi tempat penginapan selama kegiatan Latja. Rombongan tiba dalam keadaan aman, lengkap, dan situasi tetap kondusif. Tidak terdapat gangguan selama perjalanan maupun selama kegiatan berlangsung.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membina karakter personel yang beriman dan bertakwa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi antarumat beragama di lingkungan kepolisian.


Menurutnya, kesiapan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan fisik dan profesional, tetapi juga dari kekuatan moral serta spiritual dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa tidak hanya siap secara fisik dan profesional, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Soppeng senantiasa memberikan jaminan kebebasan beribadah bagi seluruh personel sesuai agama dan kepercayaannya. Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai toleransi.


Kegiatan ibadah Minggu tersebut pun berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga kembalinya para siswa ke tempat penginapan.


Dengan adanya kegiatan ini, pembinaan siswa Latja Bintara Brimob Polres Soppeng tidak hanya membentuk kesiapan operasional, tetapi juga memperkuat karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian di masa mendatang.


(AJS)