Maros, Mitrabuser.com, Suasana semarak dan penuh khidmat menyelimuti pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an XXXIV Sulawesi Selatan yang digelar di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Minggu malam (12/4/2026).
Ribuan pasang mata menyaksikan defile kafilah dari berbagai daerah yang tampil penuh semangat dan kebanggaan.
Kehadiran Suwardi Haseng dalam acara tersebut menjadi sorotan. Orang nomor satu di Kabupaten Soppeng itu tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, sekaligus memberikan dukungan langsung kepada para peserta dari daerahnya.
Acara bergengsi ini resmi dibuka oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya MTQ dalam kehidupan umat Islam.
“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi harus menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya di hadapan peserta dan tamu undangan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak hanya mengejar prestasi semata, tetapi menjadikan momentum ini sebagai bentuk kecintaan terhadap Al-Qur’an yang lebih luas dan mendalam.
Sementara itu, Di tengah kemeriahan acara, Bupati Soppeng H Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Maros sebagai tuan rumah yang dinilai sukses menyelenggarakan pembukaan MTQ dengan penuh semangat kebersamaan.
Namun yang paling mencuri perhatian adalah pesan hangat yang ia sampaikan kepada kafilah Soppeng.
“MTQ bukan hanya sekadar ajang lomba, tetapi momentum untuk memperkuat kecintaan kita terhadap Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah Islamiyah antar daerah,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga memberikan motivasi penuh kepada para qori dan qoriah agar tampil maksimal.
“Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan dan percaya diri. Kalian adalah kebanggaan daerah dan duta Al-Qur’an,” pesannya dengan penuh haru.
Dalam kegiatan ini, Kabupaten Soppeng mengirimkan 20 peserta terbaik untuk berlaga dalam enam cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Para peserta diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
Pembukaan MTQ kali ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya nilai religius, persatuan, dan kebersamaan antar daerah di Sulawesi Selatan.
Dengan semangat yang ditunjukkan seluruh peserta, MTQ diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam bacaan, tetapi juga dalam pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber : Kominfo
Publishers : Aswan JS

