Soppeng, Mitrabuser.com,— Suasana haru menyelimuti pelepasan ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama, Senin malam (20/4/2026).
Sebanyak 387 CJH secara resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Sudiang Makassar dalam sebuah prosesi khidmat yang dipenuhi doa dan air mata keluarga.
Pelepasan berlangsung di Gedung Serbaguna Lapatau Soppeng dan dipimpin langsung Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle.
Ia hadir mewakili Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng yang tengah berada di Jakarta menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian RI.
Sejak sore hari, ratusan keluarga telah memadati lokasi. Tangis haru pecah ketika para calon jemaah mulai menaiki bus. Sebagian keluarga tampak berpelukan erat, sementara lainnya tak henti melambaikan tangan hingga rombongan bersiap berangkat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Selle KS Dalle menegaskan bahwa momen pelepasan ini bukan sekadar seremoni biasa. Ia menyebut keberangkatan para CJH sebagai perjalanan spiritual yang penuh makna dan harus diiringi doa dari seluruh masyarakat.
“Kami mengantar dengan doa agar seluruh calon jemaah haji diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
"Selain itu, kesempatan ibadah diminta dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, termasuk mendoakan daerah serta para pemimpin agar diberi kemudahan dalam menjalankan amanah.
"Tak hanya itu, para CJH juga diminta menjaga kesehatan sejak perjalanan menuju Makassar.
Wakil Bupati mengimbau agar waktu di perjalanan dimanfaatkan untuk beristirahat sehingga kondisi tetap prima saat memasuki Asrama Haji Sudiang.
Namun, menjelang keberangkatan, suasana sempat menegangkan. Salah seorang jemaah perempuan tiba-tiba mengalami kondisi kurang sehat.
Ia terlihat berkeringat dingin dan mengeluhkan rasa tidak nyaman, membuat keluarga dan petugas panik.
Petugas medis yang sudah bersiaga langsung memberikan pertolongan pertama di lokasi.
Jemaah tersebut kemudian didampingi keluarga dan diperiksa lebih lanjut sebelum diputuskan untuk tetap diberangkatkan dengan pengawasan khusus.
Karena kondisinya, jemaah tersebut tidak diberangkatkan bersama rombongan bus. Ia dievakuasi menggunakan ambulans menuju Makassar dengan pendampingan tenaga medis.
Pihak keluarga menyebutkan bahwa jemaah tersebut memiliki riwayat penyakit jantung sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif selama perjalanan.
Insiden tersebut sempat membuat suasana pelepasan menjadi hening. Namun setelah kondisi jemaah berangsur membaik dan ambulans diberangkatkan, prosesi kembali dilanjutkan.
Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa secara keseluruhan pelepasan calon jemaah haji asal Kabupaten Soppeng telah dilakukan sebelumnya oleh Bupati untuk total 961 CJH tahun ini.
Kloter pertama ini menjadi awal dari rangkaian keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci.
Keberangkatan ratusan CJH berlangsung penuh khidmat. Doa-doa keluarga mengiringi perjalanan mereka menuju Makassar, dengan harapan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
(Aswan JS)


