Memasuki 15 Ramadhan 1447 H, Presidium FKJ Ajak Jurnalis di Soppeng Fokus Ibadah dan Sajikan Berita Menyejukkan -->

 


Translate


Memasuki 15 Ramadhan 1447 H, Presidium FKJ Ajak Jurnalis di Soppeng Fokus Ibadah dan Sajikan Berita Menyejukkan

Rabu, 04 Maret 2026

 


Soppeng, Mitrabuser.com,  Memasuki hari ke-15 Ramadhan 1447 Hijriyah yang bertepatan dengan tahun 2026, Presidiun Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) Herwan, SH, M. Si menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh rekan se-profesi, khususnya yang bertugas di Kabupaten Soppeng.


Dalam momentum bulan suci yang sarat nilai spiritual ini, ia mengajak para jurnalis untuk menjadikan Ramadhan sebagai ruang refleksi diri, memperkuat ibadah, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.


Menurutnya, Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menahan diri dari sikap tendensius, prasangka, serta potensi konflik yang dapat memecah belah masyarakat.


Presidium FKJ menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, suasana Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk menghadirkan informasi yang menyejukkan, berimbang, serta mengedepankan nilai-nilai persatuan.


“Kita tetap harus kritis, tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan tanpa rasa kebencian,” ujarnya.Rabu (4/3/2026).


Ia menekankan pentingnya menghilangkan narasi yang tendensius dan menggantinya dengan karya jurnalistik yang mengedepankan data, fakta, serta inovasi dalam penyajian berita.


Kabupaten Soppeng dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan harmoni sosial.


Dalam konteks tersebut, peran media menjadi sangat vital untuk menjaga suasana tetap kondusif, khususnya di bulan suci Ramadhan.


Presidiun FKJ Herwan yang juga Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Soppeng ini berharap seluruh jurnalis di Soppeng mampu menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang mencerahkan masyarakat, bukan sebaliknya memperkeruh keadaan.


Ia juga menilai bahwa masyarakat membutuhkan sajian informasi yang edukatif, inspiratif, dan membangun optimisme, terlebih di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.


Dalam pesannya, Presiden FKJ tidak melarang kritik atau pemberitaan yang tajam. Namun ia menegaskan bahwa setiap karya jurnalistik harus tetap berimbang dan profesional sesuai kode etik pers.


“Inovasi dalam penyajian berita sangat penting. Media harus mampu menghadirkan perspektif baru yang solutif, bukan sekadar memancing emosi publik,” tegasnya.


Menurutnya, kepercayaan publik terhadap media sangat bergantung pada konsistensi jurnalis dalam menjaga integritas dan objektivitas.


Memasuki pertengahan Ramadhan 1447 H, ia berharap semangat ibadah mampu memperkuat solidaritas antar insan pers di Kabupaten Soppeng.


Persaingan profesional tetap diperlukan, namun harus dibangun di atas landasan etika dan saling menghormati.


Dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan profesionalisme, diharapkan suasana di Kabupaten Soppeng tetap aman, damai, serta kondusif hingga akhir Ramadhan dan seterusnya.


“Semoga Ramadhan ini membawa keberkahan bagi kita semua, memperkuat kualitas ibadah sekaligus meningkatkan kualitas karya jurnalistik,” pungkasnya.


(AJS)