Andi Akbar : Reformasi Manajemen Fondasi Transformasi PDAM Soppeng di Bawah Bupati Suwardi Haseng -->

 


Translate


Andi Akbar : Reformasi Manajemen Fondasi Transformasi PDAM Soppeng di Bawah Bupati Suwardi Haseng

Kamis, 19 Februari 2026


Soppeng,  Mitrabuser.com, Dukungan dan apresiasi terhadap kepemimpinan H. Suwardi Haseng kembali mengalir. Kali ini datang dari mantan anggota Dewan pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah Air Minuman (PDAM) Tirta Soppeng Andi Akbar, S.Pd yang menilai berbagai terobosan visioner yang dilakukan Bupati Soppeng tersebut telah membawa perubahan signifikan, khususnya dalam pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).


Menurutnya, langkah strategis yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam membenahi sistem pelayanan air bersih menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


"Reformasi manajemen, peningkatan infrastruktur, serta penguatan pelayanan publik dinilai menjadi fondasi penting dalam transformasi PDAM ke arah yang lebih profesional dan modern.


Dalam beberapa tahun terakhir, PDAM Soppeng mengalami berbagai pembenahan. Mulai dari optimalisasi jaringan distribusi air, peningkatan kapasitas produksi, hingga digitalisasi sistem administrasi dan pembayaran.


Mantan dewan pengawas tersebut menyebut bahwa kebijakan yang diambil bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari visi besar pembangunan daerah yang berkelanjutan.


“Terobosan yang dilakukan Bupati Soppeng bukan hanya menyelesaikan persoalan teknis, tetapi juga membangun sistem yang lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya. Sabtu (20/2/2026).


Perbaikan layanan air bersih menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat.


Dengan adanya pembenahan tersebut, cakupan layanan air bersih semakin luas dan kualitas distribusi semakin stabil.


Apresiasi ini tidak lepas dari gaya kepemimpinan H. Suwardi Haseng yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia disebut aktif turun langsung memantau kondisi lapangan serta membuka ruang dialog dengan berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat dan DPRD.


Pendekatan kolaboratif ini dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan reformasi sektor pelayanan publik di Kabupaten Soppeng. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap permasalahan dapat diidentifikasi lebih cepat dan dicarikan solusi yang tepat.


Sejumlah warga mengakui adanya peningkatan kualitas layanan PDAM dalam beberapa waktu terakhir. Distribusi air yang lebih lancar serta respons pengaduan yang lebih cepat menjadi indikator positif perubahan tersebut.


Selain itu, pembenahan manajemen juga berdampak pada peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Transparansi dan akuntabilitas menjadi aspek penting dalam pengelolaan perusahaan daerah.


Mantan dewan pengawas PDAM tersebut berharap agar inovasi yang telah berjalan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.


Ia juga mendorong agar PDAM Soppeng terus melakukan adaptasi terhadap perkembangan teknologi guna meningkatkan efisiensi operasional.


Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan bahwa sektor pelayanan dasar akan tetap menjadi prioritas dalam agenda pembangunan.


Pembenahan PDAM menjadi bagian dari strategi besar untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Dengan berbagai terobosan yang telah dilakukan, apresiasi dari berbagai kalangan diharapkan menjadi motivasi tambahan untuk terus menghadirkan inovasi di sektor pelayanan publik.


Langkah visioner dalam pengelolaan PDAM ini dinilai sebagai contoh nyata bagaimana kepemimpinan daerah dapat memberikan dampak konkret bagi kesejahteraan masyarakat.


(AJS)