Tim Futsal SDN 7 Salotungo “The Seven Team” Tunjukkan Semangat Juang, Kekompakan, dan Nilai Sportivitas -->

 


Translate


Tim Futsal SDN 7 Salotungo “The Seven Team” Tunjukkan Semangat Juang, Kekompakan, dan Nilai Sportivitas

Rabu, 07 Januari 2026


Soppeng, Mitrabuser.com,– SD Negeri 7 Salotungo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan minat dan bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler olahraga, khususnya cabang futsal.


Tim futsal sekolah yang dikenal dengan nama “The Seven Team” tampil penuh semangat, disiplin, dan kebersamaan, mencerminkan karakter pelajar yang sehat, tangguh, serta berdaya saing.


Keberadaan The Seven Team tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di tingkat sekolah dasar mampu membentuk karakter positif peserta didik sejak dini.


Melalui latihan rutin dan pendampingan yang terarah, para pemain dilatih untuk memahami pentingnya kerja sama tim, sportivitas, serta semangat pantang menyerah dalam setiap pertandingan.


Dalam dokumentasi kegiatan terbaru, para pemain The Seven Team tampak tersusun rapi dalam dua barisan. Pada barisan depan, dari kanan ke kiri, terdapat:


A. Arsil (Kelas 4.C)

Dirga (Kelas 3.B)

Rakha (Kelas 3.C)

Dika (Kelas 5.C)


Sementara itu, barisan belakang diisi oleh para pemain senior yang menjadi tulang punggung tim, yaitu:


A. Langit (Kelas 6.B)

A. Ariq (Kelas 6.B)

Azka (Kelas 6.A)

Raylan (Kelas 5.A)

Altaf (Kelas 6.B)

Hafids (Kelas 5.C)


Perpaduan antara pemain kelas bawah dan kelas atas menciptakan keseimbangan yang baik antara semangat muda dan pengalaman, sehingga tim tampil kompak dan percaya diri di setiap kesempatan.


Tim futsal SDN 7 Salotungo berada di bawah bimbingan Coach Syamsul Rijal, yang dikenal konsisten dalam membina para pemain secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada teknik dasar dan strategi permainan, Coach Syamsul juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta mental bertanding yang kuat.


Menurutnya, futsal adalah media pendidikan yang efektif. “Anak-anak tidak hanya belajar menggiring bola atau mencetak gol, tetapi juga belajar menghargai teman, mematuhi aturan, dan menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada,” ungkapnya.


Kepala SD Negeri 7 Salotungo menegaskan bahwa pembentukan The Seven Team bukan semata-mata untuk mengejar prestasi kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan futsal dijadikan sebagai wahana pendidikan karakter yang sejalan dengan visi dan misi sekolah.


“Melalui futsal, anak-anak diajarkan nilai kebersamaan, kejujuran, sportivitas, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini sangat penting untuk membentuk kepribadian peserta didik yang unggul, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.


Ia juga berharap kegiatan ekstrakurikuler olahraga terus mendapatkan dukungan dari semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, agar potensi peserta didik dapat berkembang secara optimal.


Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan yang berkelanjutan, Tim Futsal SDN 7 Salotungo “The Seven Team” diharapkan terus berkembang dan mampu mengukir prestasi di berbagai ajang, sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk aktif, sehat, dan berprestasi.


Keberhasilan The Seven Team membuktikan bahwa melalui olahraga, sekolah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi muda yang berkarakter kuat, bermental sportif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


(Red)