Forum Komunikasi Jurnalis Soppeng Resmi Bergerak, Tegaskan Komitmen Etika dan Profesionalisme Pers -->

 


Translate


Forum Komunikasi Jurnalis Soppeng Resmi Bergerak, Tegaskan Komitmen Etika dan Profesionalisme Pers

Senin, 05 Januari 2026


Soppeng, Mitrabuser.com, Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) Kabupaten Soppeng mulai menunjukkan langkah nyata dalam membangun dunia jurnalistik yang sehat, beretika, dan profesional di Bumi Latemmamala. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat perdana FKJ pasca resmi terbentuk pada 8 Desember 2025 lalu.


Rapat perdana ini digelar di D’cord Cafe, Jalan Samudera, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, pada Senin (5/1/2026). Sejumlah jurnalis dari berbagai organisasi pers dan media lokal yang ada di Kabupaten Soppeng hadir dan terlibat aktif dalam diskusi yang berlangsung dalam suasana santai namun sarat gagasan konstruktif.


Rapat dipimpin langsung oleh Koordinator Presidium FKJ Soppeng, Agus Setiawan PH Rauf. Dalam arahannya, Agus menegaskan bahwa FKJ hadir bukan sekadar sebagai wadah berhimpun insan pers, melainkan sebagai ruang diskusi yang inklusif, terbuka, dan bertanggung jawab, baik bagi jurnalis maupun masyarakat luas.


Menurutnya, keberadaan FKJ diharapkan mampu menghadirkan warna baru dalam perjalanan jurnalistik di Kabupaten Soppeng, dengan tetap menjunjung tinggi nilai profesionalisme, etika pers, serta peran edukatif media kepada publik.


“Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menyatukan visi dan menyusun program kerja FKJ ke depan. Forum ini harus benar-benar menjadi ruang diskusi yang sehat dan terbuka. Peran kita tidak hanya sebatas memproduksi berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi masyarakat,” ujar Agus dalam sambutannya.


Ia menambahkan, FKJ berkomitmen untuk mengambil bagian secara positif dalam sejarah perkembangan jurnalistik di Bumi Latemmamala. Pers, kata dia, memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang, objektif, dan berorientasi pada kepentingan publik.


“Kita ingin memberi warna tersendiri dalam perjalanan jurnalistik di daerah ini. FKJ harus hadir sebagai forum yang solid, profesional, dan mampu menjaga marwah pers,” tegasnya.


Selain membahas penguatan internal organisasi, rapat tersebut juga menyoroti pentingnya membangun hubungan sektoral yang sehat dan konstruktif dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.


Agus menekankan bahwa sinergitas antara jurnalis dan para pemangku kebijakan harus dibangun atas dasar saling memahami peran dan fungsi masing-masing. Ia berharap, melalui FKJ, akan tercipta pola komunikasi yang lebih terbuka, transparan, dan saling menghargai.


“Yang paling utama adalah bagaimana kita memberikan pemahaman kepada mitra kerja, baik di SKPD, pejabat ASN, maupun Aparat Penegak Hukum. Wartawan bukanlah musuh, melainkan mitra strategis yang berjalan beriringan dalam mengawal pembangunan dan kepentingan publik,” jelasnya.


Diskusi yang berlangsung selama rapat juga menjadi ajang bertukar gagasan terkait rencana program kerja FKJ ke depan. Beberapa agenda yang mengemuka antara lain penyelenggaraan diskusi publik, peningkatan kapasitas dan kompetensi jurnalis, serta penguatan pemahaman tentang etika dan profesionalisme pers di tingkat lokal.


Para peserta rapat sepakat bahwa FKJ harus menjadi forum yang mampu merangkul seluruh jurnalis lintas organisasi dan media, tanpa sekat kepentingan, serta menjadi sarana untuk menjaga independensi dan integritas pers.


Rapat perdana ini diharapkan menjadi titik awal bagi FKJ Soppeng untuk tampil lebih solid, berdaya guna, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Melalui pemberitaan yang berimbang, objektif, dan mengedukasi, FKJ diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan demokrasi serta peningkatan literasi informasi di Kabupaten Soppeng.


(AJS)