KM NTB - Jakarta Desak KPK Periksa Kepala BPKAD NTB. Ahmad Nursalim -->

 


Translate


KM NTB - Jakarta Desak KPK Periksa Kepala BPKAD NTB. Ahmad Nursalim

Kamis, 28 Agustus 2025

Jakarta, Mitrabuser.com, -Koalisi Mahasiswa Jakarta NTB (KM NTB - Jakarta) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) untuk segera mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi Dana Pokir DPRD NTB.  Kamis (28/8/2025). 

Kasus ini telah menyeret nama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah NTB (BPKAD NTB), Ahmad Nursalim.

KM NTB - Jakarta menyebutkan bahwa Ahmad Nursalim selaku Kepala BPKAD NTB menjadi aktor yang membagikan dana Pokir dalam bentuk uang ke sejumlah Anggota DPRD NTB Periode 2025-2030. 

Ahmad Nursalim juga diduga telah memerintahkan salah satu Anggota DPRD NTB untuk mengambil uang jatah Pokir kepada Ketua Komisi IV DPRD NTB.

Hal ini diketahui dari adanya rekaman percakapan anggota DPRD NTB dari Partai PBB dengan Kepala BPKAD NTB, Ahmad Nursalim, terkait dengan permintaan jatah pokir fisik tahun 2025.

Tak hanya itu, KM NTB-JAKARTA juga menyampaikan bahwa kasus dugaan korupsi Dana Pokir DPRD NTB tidak hanya menyeret nama Kepala BPKAD NTB, tetapi juga telah menyeret Ketua dan sejumlah anggota DPRD NTB yang sekarang sedang diselidiki oleh Kejati NTB. Sementara sampai hari ini belum satupun yang ditetapkan sebagai tersangka.

KM NTB-JAKARTA juga mendesak KPK RI agar mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi Dana Pokir DPRD NTB yang sedang diselidiki oleh Kejati NTB yang terkesan lambat.

Oleh karena itu, KM NTB-JAKARTA melayangkan 4 tuntutan;
1). KPK RI segera periksa dan tangkap Ahmad Nursalim selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Nusa Tenggata Barat (BPKAD NTB) atas dugaan sebagai aktor yang membagikan anggaran pokir dalam bentuk uang ke sejumlah Anggota DPRD NTB Periode 2025-2030.

2). Usut tuntas tentang keterlibatan Ahmad Nursalim (Kepala BPKAD NTB) yang memerintahkan Nadirah Al Habsy (Anggota DPRD NTB Komisi V) untuk mengambil uang jatah pokir 2025 kepada Hamdan Kasim (Ketua Komisi IV DPRD NTB).

3). Mendesak KPK RI segera ambil alih penanganan kasus dugaan korupsi dana Pokir DPRD NTB.

4). Tetapkan Hamdan Kasim (Ketua Komisi IV DPRD NTB) sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana gratifikasi (menerima sejumalah uang) dari Ahmad Nursalim selaku Kepala BPKAD NTB.

(DN/*)