Soppeng, Mitrabuser.com,– Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Gasis Watansoppeng pada Minggu (17/8/2025) saat masyarakat Kabupaten Soppeng memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara detik-detik Proklamasi dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD, HA. Muhammad Farid.
Ribuan warga dari berbagai lapisan hadir, mulai dari pejabat, guru, hingga pelajar, semuanya larut dalam suasana kebangsaan.
Tertibnya barisan, tegapnya pasukan pengibar bendera, hingga lantunan lagu-lagu perjuangan menambah semarak peringatan hari bersejarah ini.
Namun, ada satu momen yang menjadi sorotan. Seorang jurnalis senior dari media Swaraindependen, Agusnawan Iskandar Toaha atau yang akrab disapa Agus Isto, berdiri dengan sikap sempurna memberi penghormatan penuh kepada Sang Saka Merah Putih. Bukan sekadar formalitas, tetapi pancaran rasa cinta tanah air yang tulus.
Sikap ini menuai apresiasi dari berbagai kalangan diantaranya Wakil Ketua Golkar Drs Sahrul M, M.A.P.
Sahrul menyebut Agus Isto sebagai teladan bagi para jurnalis. “sangat luar biasa, beliau menunjukkan bahwa profesi jurnalis pun bisa menginspirasi lewat keteladanan dalam menghormati simbol negara,” ujarnya.
Agus Isto sendiri menuturkan bahwa penghormatannya pada Merah Putih sudah menjadi kebiasaan. “Bagi saya, bendera bukan hanya kain, tetapi lambang pengorbanan para pahlawan. Karena itu, kapan pun momen upacara itu, bahkan saat di jalan, saya selalu berusaha memberi hormat,” katanya.
Pesan sederhana namun sarat makna ini memberi pelajaran berharga, nasionalisme bukan hanya diwujudkan dalam kata-kata, tetapi juga dalam tindakan sehari-hari.
Seorang jurnalis, selain menyampaikan berita, juga memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan nilai kebangsaan lewat keteladanan.
Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Soppeng pun menjadi bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk meneguhkan kembali rasa cinta tanah air. Dari pejabat, masyarakat, hingga insan pers, semuanya memiliki peran menjaga api nasionalisme tetap menyala.
Swaraindependen, media tempat Agus Isto berkarya, terus berkomitmen menghadirkan informasi yang berimbang dan edukatif, bukti bahwa media bukan hanya penyampai kabar, tetapi juga penjaga nilai kebangsaan.
(Red)
