Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun Dihadiri Bupati Soppeng Diwarnai Aksi Badut -->

 


Translate


Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun Dihadiri Bupati Soppeng Diwarnai Aksi Badut

Jumat, 07 Januari 2022

Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak bersama Kapolres, Wakpolres dan Anggota Forkopimda saat menghadiri Vaksinasi Merdeka anak (Ist).


Soppeng, Mitrabuser.com,- Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6 sd 11 tahun dilaksanakan secara serentak termasuk di kabupaten Soppeng yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Lalabata, Jumat (7/1/2022).


Dalam gelaran Vaksinasi ini juga di langsungkan video Conference bersama Kapolri yang diikuti oleh Kapolres Soppeng AKBP Moh Roni Mostafa, SIK, MIK, Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, SE , Wakil Bupati Ir Lutfi Halide MP, anggota Forkopimda lainnya, anggota Bhayangkari, serta para SKPD lingkup kabupaten Soppeng.


Kata Kapolres Soppeng, "Acara ini diselenggarakan berdasarkan Surat Telegram dari Kapolri Nomor: STR/4/1/OPS 2/2022 tanggal 4 Januari 2022 perihal Instruksi Presiden untuk laksanakan Vaksinasi pada Anak Usia 6 s/d 11 Tahun secara bertahap dalam rangka percepatan Vaksinasi Covid-19 Tahun 2022.


Dalam kegiatan Vaksinasi Anak ini juga di warnai adanya Badut untuk menghibur anak-anak yang akan divaksinasi karena diketahui biasanya anak-anak usia seperti itu masih ada rasa takut terhadap jarum sebagai alat untuk penyuntikan Vaksin, beber Kapolres Soppeng AKBP Moh Roni Mostafa.



Dikatakannya sebanyak 329 partisipan dalam kegiatan vaksinasi merdeka Anak ini yang juga dihadiri para orang tua dan wali anak, terang Kapolres Soppeng.


Dalam kegiatan itu nampak juga Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak kembali di Vaksin yang ketiga kalinya karena diketahui seluruh aparat, petugas kesehatan dan pejabat pemerintah selaku pelayan masyarakat mesti 3 kali Vaksin.



Sementara itu dalam Video Conference terungkap ada beberapa daerah/wilayah yang melaporkan kondisi capaian vaksinasinya serta kendala apa yang terjadi sehingga capaian vaksinasinya masih rendah diantaranya Aceh, Maluku, Papua Barat, Kalimantan Barat.


Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, MSi menjelaskan bahwa untuk daerah yang belum mencapai capaian vaksinasi 70 %, maka harus menyesuaikan waktunya dengan masyarakat, sehingga jadwal vaksin dilaksanakan siang maupun malam hari, dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh besar di masyarakat.


Kapolri Jenderal Sigit menghimbau, " Tolong strateginya lebih ditingkatkan lagi karena kita diperhadapkan dengan satu tantangan virus varian baru, namun jika ini bisa diatasi maka akan menjadi suatu kebanggaan bagi kita semua, ujarnya.


Dia juga menekankan agar tanamkan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh.


"Jadi silahkan lakukan strategi yang sesuai dengan kondisi yang ada serta tetap mengikuti perkembangan terkait vaksinasi ini, ujar mantan Kapolda Banten ini.


"Terkait pelaksanaan vaksinasi merdeka anak ini, tentu merupakan hal yang sangatlah penting karena virus ini sangat mengganggu kondisi pembelajaran.


"Jadi dalam waktu beberapa bulan ini, mari kita lebih meningkatkan proteksi masyarakat serta memutus mata rantai penyebaran virus ini.



"Teruslah semangat dalam menjalankan tugas mulia ini, vaksinasi harus dipercepat dan yakini semuanya dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif di wilayah masing-masing.


"Sedangkan untuk wilayah yang telah mencapai 70%, harus tetap hati-hati karena ada varian baru dan penyebarannya sangat cepat sehingga hal ini harus kita antisipasi, Pungkasnya.


(Red)