Soppeng, Mitrabuser.com,– Warga Kabupaten Soppeng kembali diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik. PT PLN (Persero) ULP Soppeng menjadwalkan pengaturan beban listrik pada Minggu malam (20/9/2026) selama kurang lebih tiga jam.
Pemadaman diperkirakan berlangsung mulai pukul 20.30 hingga 23.30 WITA. Sejumlah titik penting hingga kawasan permukiman masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak.
Bukan hanya rumah warga, lokasi strategis seperti Rujab Wakil Bupati Soppeng, Kodim 1423 Soppeng, Kantor PLN Soppeng, Rujab Kapolres, Rujab Dandim hingga Generator PDAM Soppeng juga tercantum dalam pengumuman PLN.
Sejumlah kawasan perkotaan turut terdampak, di antaranya Kelurahan Lapajung, meliputi Jalan Batu Massila, Kompleks Pasar Sentral, Jalan Pesatren dan Jalan Merdeka.
Kemudian Kelurahan Bila, mencakup Jalan Merdeka, Bila Utara, sebagian Buccello dan Sewo.
Daerah lain yang masuk daftar yakni Kelurahan Ompo, Desa Mattabulu, Desa Pesse dan Desa Pising.
PLN menyebut pengaturan beban dilakukan dalam rangka pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan sekaligus menjaga keandalan sistem dan layanan listrik.
Namun, warga diminta tidak berpatokan secara kaku pada jadwal tersebut. PLN menegaskan waktu maupun durasi pemadaman masih dapat berubah karena sistem kelistrikan Sulbagsel masih berada dalam tahap transisi pemulihan.
Artinya, durasi listrik padam berpotensi bergeser dari estimasi yang telah diumumkan.
PLN menyatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan serta memastikan keselamatan petugas yang bekerja di lapangan.
Di sisi lain, masyarakat di wilayah terdampak tentu harus mengantisipasi kondisi tersebut, khususnya aktivitas malam hari yang bergantung pada pasokan listrik.
PLN pun meminta dukungan dan doa masyarakat agar sistem kelistrikan dapat segera kembali normal.
Tiga jam estimasi pemadaman, sejumlah fasilitas strategis ikut terdampak. Warga pun diminta bersiap menghadapi malam tanpa listrik.
(AJS)

