Soppeng, Mitrabuser.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng turun langsung ke tengah warga yang bergotong royong memperbaiki Bendung Passemmeng di Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Sabtu (29/8/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng itu berlangsung saat masyarakat secara swadaya melakukan perbaikan terhadap bendung yang mengalami kerusakan. Warga bergotong royong dengan peralatan seadanya untuk menjaga agar fasilitas pengairan tersebut tetap bisa dimanfaatkan.
Didampingi staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Soppeng, Suwardi Haseng melihat langsung kondisi Bendung Passemmeng. Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan warga yang tengah bekerja.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kondisi bendung sekaligus berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian dan bantuan penanganan terhadap kerusakan yang terjadi.
Aspirasi itu langsung mendapat respons. Bupati meminta jajaran Dinas PUPR untuk menindaklanjuti kondisi Bendung Passemmeng serta memperhatikan kebutuhan masyarakat di lokasi tersebut.
“Tindak lanjuti kondisi bendung ini dan lihat apa yang perlu ditangani,” demikian arahan Bupati kepada jajaran terkait.
Sikap tersebut memperlihatkan pendekatan pemerintah daerah yang berupaya hadir langsung melihat persoalan masyarakat, bukan hanya menerima laporan dari jauh. Suwardi juga melihat sendiri semangat warga yang secara gotong royong berusaha mempertahankan fungsi fasilitas pengairan yang mereka gunakan bersama.
Bendung Passemmeng menjadi salah satu fasilitas penting bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian. Kerusakan yang tidak segera ditangani dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran pengairan dan berdampak pada aktivitas pertanian warga.
Gotong royong warga menjadi gambaran kepedulian masyarakat terhadap fasilitas yang menopang kebutuhan bersama. Di sisi lain, kehadiran Bupati di lokasi sekaligus membuka ruang bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi lapangan dan menyiapkan langkah penanganan.
Warga berharap respons pemerintah daerah tersebut segera diwujudkan dalam perbaikan Bendung Passemmeng sehingga fungsi pengairan dapat kembali berjalan optimal dan kebutuhan pertanian masyarakat tetap terjaga.
(AJS)

