Akwan Annas Dipromosikan Jadi Kajari Samosir, Perjalanan Karier Jaksa Keturunan Bugis-Makassar Berbuah Manis -->

 


Translate


Akwan Annas Dipromosikan Jadi Kajari Samosir, Perjalanan Karier Jaksa Keturunan Bugis-Makassar Berbuah Manis

Jumat, 07 Agustus 2026

Akwan Annas, SH, MH saat dilantik menjadi Kajari Sumba Timur NTT (ist). 


Makassar, Mitrabuser.com, Dari Sumba Timur ke Samosir. Perjalanan karier Akwan Annas, SH., MH., kembali mencatat babak penting. Jaksa berdarah Bugis-Makassar itu mendapat kepercayaan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samosir, Sumatera Utara.


Promosi ini bukan sekadar perpindahan jabatan. Setelah kurang lebih setahun memimpin Kejaksaan Negeri Sumba Timur, Akwan kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin satuan kerja Kejaksaan di wilayah lain.


Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 tanggal 29 Juli 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.


Dalam SK tersebut, sebanyak 176 pejabat struktural eselon III di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia mendapatkan rotasi dan mutasi, baik pada tingkat pusat maupun satuan kerja di daerah.


Nama Akwan Annas tercantum pada urutan ke-29. Ia dipercaya menggantikan Satria Irawan, SH., MH., yang mendapat penugasan baru sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Aceh di Banda Aceh.


Saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (8/8/2026), Akwan membenarkan kabar tersebut.


“Iya benar, Insyaallah tanggal 13 Agustus 2026 dilantik. Doakan, semoga saya dapat mengemban amanah ini dengan baik,” ujar Akwan keturunan Bugis Soppeng ini.


Promosi menuju kursi Kajari Samosir menjadi buah dari perjalanan panjang Akwan Annas di tubuh Korps Adhyaksa.


Sebelum ditugaskan ke Samosir, Akwan menjabat Kajari Sumba Timur. Ia dilantik pada 30 Juli 2025 dan menjalankan tugas di Nusa Tenggara Timur selama kurang lebih satu tahun.


Kini, penugasannya bergeser jauh ke Sumatera Utara.


Dari kawasan timur Indonesia menuju tanah Batak, Akwan kembali dipercaya menduduki posisi strategis sebagai pimpinan Kejaksaan Negeri.


Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa jabatan tidak datang secara instan. Ada proses, penugasan, pengalaman dan tanggung jawab yang harus dilalui sebelum seorang jaksa dipercaya memimpin sebuah institusi.


Alumnus Fakultas Hukum Universitas Ibnu Chaldun Jakarta tersebut juga memiliki pendidikan hingga jenjang Magister Hukum.


Pengalaman di sejumlah daerah menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin besar.


Nama Akwan Annas tidak hanya dikenal karena jabatan yang diembannya.


Di lingkungan kerja, ia dikenal memiliki karakter tegas dan berwibawa. Namun, ketegasan itu tidak identik dengan sikap berjarak.


Pendekatan humanis dan kekeluargaan tetap menjadi bagian dari cara Akwan membangun komunikasi dengan bawahan dan rekan kerja.


Bagi mereka yang pernah bekerja bersamanya, perpaduan antara ketegasan dan humanisme menjadi salah satu karakter yang melekat.


Seorang pimpinan dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi pada saat yang sama juga harus mampu merawat soliditas internal.


Di situlah tantangan kepemimpinan diuji. Kini, Samosir menjadi panggung baru bagi Akwan Annas.


Promosi sebagai Kajari bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier. Jabatan tersebut sekaligus membawa tanggung jawab besar untuk memastikan penegakan hukum berjalan profesional, berintegritas dan memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan kepada masyarakat.


Tantangan di tempat baru tentu tidak ringan. Namun, pengalaman dari berbagai penugasan menjadi bekal untuk menghadapi dinamika tersebut.


Dari Sumba Timur menuju Samosir, perjalanan Akwan Annas kembali bergerak ke babak berikutnya.


Bagi keluarga, sahabat dan rekan sejawat, promosi ini bukan sekadar kabar tentang pergantian jabatan.


Ini adalah cerita tentang sebuah perjalanan panjang yang akhirnya kembali berbuah kepercayaan. Dan bagi seorang jaksa, kepercayaan itu bukan garis akhir. Justru, jabatan baru adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar.


Horas, Abangku. Selamat atas promosi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Samosir. Semoga amanah, sukses dalam pengabdian, dan senantiasa diberikan kekuatan serta kemudahan dalam menegakkan hukum dan menjaga marwah institusi Adhyaksa.


(Red)